world note

Just another WordPress.com weblog

Multicore pada GPU-CUDA (Graphics CArd NVIDIA)

Kartu grafis tambahan terkini, baik dari kubu NVIDIA maupun dari AMD, telah mendukung DirectX 11, tampilan stereoscopic 3D, alselerasi HD video, dan HDMI dengan digital audio passthrough. semua fitur – fitur  ini bisa menjalankan penggunanya dalam menikmati aplikasi – aplikasi grafis pada PC-nya, seperti game 3D maupun video. Selain fitur – fitur  yang berhubungan dengan grafis, kartu grafis terkini juga menawarkan GPGPU ( General-Purpose computation/computing on grapics Processing Units ). GPGPU memungkinkan GPU dari kartu grafis digunakan untuk komputasi grafis. Dengan kata lain, GPGPU memungkinkan aplikasi yang biasanya dijalankan oleh CPU ( Central Processing Units ) untuk dijalankan oleh GPU.

Sifat GPU yang paralel, jauh lebih paralel dari CPU ( CPU lebih sequential ), memungkinkan aplikasi tertentu untuk berjalan jauh lebih cepat pada GPU dibandingkan oleh CPU Dukungan GPGPU pada nVidia diberi nama CUDA ( Compute Unified Device Architecture ), sementara pada AMD diberi nama APP ( Accelerated Parallel Processing ).

Dari keduanya, CUDA mungkin lebih familiar di telinga sebagian pengguna PC. Istilah CUDA memang lebih dulu dipopulerkan oleh NVIDIA ketimbang APP oleh AMD. Salah satu pemanfaatan CUDA yang cukup ramai yang digunakan adalah PhysX. Buat yang belum tahu, PhysX memungkinkan perhitungan fisika seperti benturan, ledakan, dan lainnya dikerjakan oleh GPU. Hal ini bisa membuat game 3D untuk bertindak lebih sesuai dengan aturan fiska yang sebenarnya.

Salah satu pemanfaatn GPGPU yang juga cukup populer adalah video transcoding.Tergantung video dan aplikasi yang digunakan, dengan CUDA atau APP, waktu yang diperlukan untuk mengubah video dengan format tertentu ke format yang lain bisa dihemat secara signifikan. Dari sisi softwarenya sendiri, software seperti CyberLink MediaEspresso 6.5 dan Arcsoft MediaConverter 7 sudah menawarkan dukungan pemanfaatn GPGPU dalam melakukan video transcoding. Memang kadang kala hasil yang diperoleh belum optimal, bahkan waktu yang diperlukan bisa tidak lebih singkat, namun ini wajar untuk sesuatu yang baru.

Pemanfaatan lain seperti untuk ilmu pengetahuan, keuangan, bahkan yang berhubungan dengan audio pun sudah ditawarkan sejumlah software. Memang sebagian software masih terbatas untuk salah satu kubu saja, namun dengan hadirnya open standard untuk pemrograman paralel seperti OpenCL, kemungkinan hal ini akan berubah. Satu hal yang pasti, kartu grafis tambahan kini tidak lagi hanya untuk grafis.

Sumber :

  • Majalah INDONESIA IT EXHIBITION MEDIA ( exhibIT )

April 9, 2011 - Posted by | Graphics Card | , ,

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: