world note

Just another WordPress.com weblog

Penanggulangan Bencana Gempa Bumi

 

Penyabab terjadinya gempa bumi :

Gempa bumi terjadi karena gesekan antar lempeng-lempeng tektonik di bawah permukaan bumi. Pergesekan ini mengeluarkan energi yang luar biasa besar dan menimbulkan goncangan di permukaan.

Dampak dari terjadinya gempa bumi :

Gempa bumi dapat menyebabkan kerusakan sarana seperti bangunan, jembatan dan jalan-jalan yang besar dan luas. Gempa juga dapat diikuti bencana alam berbahaya seperti tanah longsor dan tsunami. Banyak korban jiwa berjatuhan karena tertimpa reruntuhan bagunan atau obyek lain yang lain. gempa susulan kerap terjadi, namun intensitas goncangan gempa susulan tidaklah sehebat gempa yang pertama. Meskipun tal sebesar goncangan gempa bumi yang pertama, namun masyarakat tetap harus mewaspadai bangunan yang telah goyah atau taidak kuat menahan gempa susulan tersebut.

Tindakan kesiapsiagaan :

kita tidak akan mengetahui kapan terjadinya bencana gempa bumi, kita juga tidak akan mengetahui pada saat dimana bencana gempa bumi itu terjadi, di rumah, di sekolah ataupun sedang berada di tempat kerja. Pada saat kita berada dirumah kita seharusnya telah menyiapkan hal terburuk yang akan terjadi jika bencana gempa bumi itu terjadi. Membangun rumah yang tahan dengan goncangan gempa bumi pada saat gempa terjadi tentukanlah tujuan melarikan diri, tentukanlah dimana tempat berkumpul. Yang ditakutkan adalah jika anak – anak yang sedang melakukan kegiatan belajar mengajar, seharusnya sekolah pada saat pembangunan juga harus di perhatikan standard dari bangunan sekolah tersebut agar mereka tidak menjadi korban gempa bumi.

Tindakan saat terjadi gempa bumi :

Bila Anda berada dalam bangunan, cari tempat perlindungan, misalnya di bawah meja yang kuat. Hindari jendela dan bagian rumah yang terbuat dari kaca, jangan bergerak atau berlari menyelamatkan diri sebelum gempa benar – benar berhenti, jika anda sedang beristirahat di malam hari dan gempa bumi terjadi maka cari tempat yang aman di bawah tempat tidur atau meja yang kuat dan tunggu gempa berhenti. Jika gempa sudah berhenti, periksa anggota keluarga dan carilah tempat yang aman. Ada baiknya kita mempunyai lampu senter dekat tempat tidur. jika anda sedang di luar rumah atau sedang berkendara hindarilah pohon besar, bangunan tinggi, jangan berada di bawah jembatan layang atau terowongan.

Tindakan setelah gempa bumi terjadi :

Saat Anda dan keluarga terlepas dari ancaman akibat gempa awal Periksa adanya luka.  Setelah menolong diri, bantu menolong mereka yang terluka atau terjebak. Hubungi petugas yang menangani bencana, kemudian berikan pertolongan pertama jika memungkinkan. Jangan coba memindahkan mereka yang luka serius karena justru bisa memperparah luka. Periksa keamanan.  Periksa hal-hal berikut setelah gempa. Lindungi diri Anda dari ancaman tidak langsung dengan memakai celana panjang, baju lengan panjang, sepatu yang kuat, dan jika mungkin juga sarung tangan. Ini akan melindungi Anda dari luka akibat barang-barang yang pecah.
Api atau ancaman kebakaran,  Kebocoran gas – tutup saluran gas jika diduga bocor dari adanya bau dan jangan dibuka sebelum diperbaiki oleh ahlinya, Kerusakan saluran listrik – matikan meteran listrik, Kerusakan kabel listrik  menjauhlah dari kabel listrik sekalipun meteran telah dimatikan, Barang-barang yang jatuh di dalam lemari (saat Anda membukanya), Periksa pesawat telepon – pastikan telepon pada tempatnya. Bantu tetangga yang memerlukan bantuan. Orang tua, anak-anak, ibu hamil, ibu menyusui dan orang cacat mungkin perlu bantuan tambahan. Mereka yang jumlah anggota keluarganya besar juga memerlukan bantuan tambahan pada keadaan darurat,  Singkirkan barang-barang yang mungkin berbahaya, termasuk pecahan gelas, kaca, dan obat-obatan yang tumpah. Waspada dengan gempa susulan. Sebagian besar gempa susulan lebih lemah dari gempa utama. Namun, beberapa dapat cukup kuat untuk merobohkan bangunan yang sudah goyah akibat gempa pertama. Tetaplah berada jauh dari bangunan. Kembali ke rumah hanya bila pihak berwenang sudah mengumumkan keadaan aman. Gunakan lampu senter jangan gunakan korek api, lilin, kompor gas atau obor, Gunakan telepon rumah hanya dalam keadaan darurat yang mengancam jiwa, Nyalakan radio untuk informasi, laporan kerusakan atau keperluan relawan di daerah Anda, Kondisikan jalan bebas rintangan untuk mobil darurat.

Sumber :

http://www.idepfoundation.org/download_files/pbbm/2.6_Gempa%20Bumi.pdf

December 31, 2010 - Posted by | umum | , ,

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: